wake-up calls
Monday, September 26th, 2005bulan september udah mau selesai. akhir september biasanya ada peringatan terjadinya gerakan 30s-pki sama kesaktian pancasila pas awal oktobernya. gak tau deh, taun ini ada ga. klo dulu, biasanya selalu ada -paling engga- iklan layanannya di tv. i don’t know about this year. yah, smoga aja sih masih ada, guna mengenang pengorbanan para pahlawan di masa lampau (iyay, what the?).
hummm, i don’t know. pas lagi nulis ini udah rada-rada malem kali jadinya mulai stres ama depresi gitu (heheheh…). ini juga nulis karena tiba-tiba pengen aja. something just came out of my mind and here i goes…
anyway, hari kelima di bulan oktober udah mulai hari puasa lagi (bulan ramadhan). gak kerasa. perasaan baru kemaren lebaran (padahal udah satu tahun komariah). yah begitulah. perasaan baru kemaren juga bangun malem-malem sekitar jam 3 dini hari dengan sangat bersemangat memikirkan akan makan apa malam itu, bersemangat memikirkan "wonder what everyone else’s doing or eating at the moment", bersemangat jalan-jalan di tengah dinginnya malam, bersemangat menonton sambil makan, dan bersemangat untuk tidur kembali. tapi, hal yang paling gak bisa dilupakan, abis bangun kepikiran untuk ngebangunin orang laen yang pastinya lagi enak-enak tidur dan terbuai di tengah mimpi-mimpi indahnya.
and at that time, i was thinking to myself, "ok! i shall wake them up also!"
so…sori ya buat temen-temen semua yang waktu bulan puasa tahun lalu pintu kosannya selalu diketok-ketok padahal lagi enak-enak tidur, diteriakin "bangun woy!" padahal lagi asik-asiknya mimpi jalan ama… (can’t say, ntar orangnya marah), trus juga temen-temen yang tiba-tiba handphone-nya bunyi-bunyi gak jelas padahal udah bangun (yang ini nih…). i know i was such a troublesome. it was just that…i was very spirited at those times.
but i don’t know. kayaknya untuk tahun ini there wouldn’t be such thing again. gak tau sih. yah, mudah-mudahan i’d still have the spirit dan tetep ngebangunin yang lainnya. tapiii, i know it won’t be the same anymore. i just know.
there won’t be that message anymore that said, "thanks a lot. me and the rest of the family forgot to put on the alarm."
it was just one message…yet…
sighs…